Tuesday, March 10, 2009

Tokyo Disney Sea

Hari Senin ini kita jalan ke Disney Sea. Ngomongnya sih mau nyenengi Rui, tapi alasan sebenarnya karena bumil ini lagi ngidam pizza resto Zambini yang ada di area Disney Sea, hehe.

Disney Sea kemarin lumayan banyak pengunjungnya, tapi gak sampai usuk usuk-an. Inilah satu hal yang bikin aku lebih mencintai Disney Sea daripada Disney Land, yaitu serame ramenya Disney Sea tetap aja pengunjungnya lebih longgar daripada Disney Land. Artinya kita gak perlu buang waktu banyak hanya untuk ngantri.

Jadinya kita menikmati banget lihat show dan atraksi sana sini. Sampai aku kelupaan deh bahwa statusku sebenarnya sedang berbadan dua. Aku sempat pula naik Aquatopia, wahana yang muter muter maju mundur di atas air. Juga barengan sama Rui teriak teriak histeris waktu naik The Whirlpool, muter muter dengan heboh di dalam cangkir. Mangkanya aku pikir semua bakal berjalan mulus aja. Eh, gak tahunya waktu mau naik Storm Rider (simulasi 3 dimensi, yang membuat seolah olah pesawat kita mau terjatuh), aku dihentikan oleh petugasnya di pintu masuk, ditanya apakah aku lagi hamil. Lho, kok dia tahu sih…. Gak tahunya di tasku masih tergantung dengan manisnya, gantungan kunci merah muda sebagai tanda kalau aku lagi hamil. Wuah, bener bener lupa. Biasanya dengan bekal gantungan kunci itu aku sering dapat prioritas tempat duduk di bus atau kereta. Tapi kemarin berkat gantungan kunci itu aku sukses ditolak naik atraksi di Disney Sea. Hihi.

Sehabis itu aku banyak nungguin aja sementara Rui diajak bapaknya naik atraksi macem macem. Tapi aku masih lumayan bisa menikmati show show lain. Lihat Mickey Mouse main drum dan berdansa tap-dance di Big Band Beat, lihat show akrobatik di Mistic Rhythm, juga lihat special show Mickey’s Dream Company.

Jam 6 sore kita sudah cabut dari Disney Sea. Kaki sudah terasa gempor. Rui pun sudah kehilangan suara, kebanyakan teriak2, dan dia sama sekali gak nolak waktu diajak pulang, emang sudah bener bener capek nih boss kecil. Sampai jumpa lagi Disney Sea, lain kali kalo kita main ke sini lagi, pasti bakal bawa adiknya Rui nih.

Sunday, March 01, 2009

Happy Birthday, Rui

Besok, tanggal 2 Maret Rui genap berusia 4 tahun.
Hari Minggu pagi tadi bapak-e Rui nguplek di dapur, bikin kue ulang tahun buat Rui. Pakai panduan resep dari majalah Bon-merci. Kuenya sederhana aja sih, dasarnya dari sponge-cake yang dipanggang tipis (kalo ketebalan takut jadi bantat, secara oven rumah khan gak canggih tuh), setelah jadi, sponge-cake nya diiris iris, ditumpuk dan dibentuk jadi rumah rumahan.

Lucu juga sih, ngelihat bapak-e Rui serius “memoles” rumah kue itu dengan krim coklat, trus dengan tekunnya “menggambar” pintu dan jendela. Sentuhan terakhirnya, di sekitar rumah kue ditebari permen warna warni dan lilin kecil 4 batang. Jadi deh. Sayang banget aku gak bisa ngambil photo pas bapak-e Rui bikin kue. Udah siap siap kamera sih, tapi bapak-e Rui langsung ngomel ngomel, takut kalo photonya dia yang masih lecek dan ber-piama menyebar luas lewat blogku. Hihi.

Yang jelas Rui girang banget dengan kue ultahnya. Dengan manis dia minta kita nyanyi lagu happy birthday, dan habis gitu dia tiup lilin. Trus ya udah, kue nya langsung diserbu. Gak sampai 10 menit ludes deh, lha emang kue nya juga imut gitu. Bapak-e Rui sampai ngeluh, bikinnya aja mruput dari pagi, eee… habisnya kok cepet banget sih. Tapi dia kayaknya juga puas dengan hasil karyanya, sampai dia bilang, nanti pas ulang tahunku dia mau bikin kue ultah juga. Hehe.
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
DaisypathAnniversary Years Ticker